FAKTA BUNGO.COM – Di hari 12 Muharram 1443 H. Ikatan keluarga lima saudara (IKLAS) menyantuni puluhan anak yatim di Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Jauharul Islam Dusun sungai Gambir, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Sabtu (21/08/2021).
Acara tersebut Diawali dengan pembacaan Kalam illahi, selanjutnya dilanjutkan dengan sambutan ketua pelaksana Taufik Kurarahman, dirinya mengatakan, acara ini sengaja di buat untuk para keluarga besar Iklas (Ikatan lima bersaudara) yang mana selama ini antar satu dengan yang lainnya banyak belum kenal sama sekali.
“Perlu diketahui iklas ini merupakan keluarga yang turun temurun dari zaman nenek moyang hingga sampai cicit kita nanti, yang mana iklas ini mempunyai lima saudara. Lima saudara ini diantaranya
1. H. Nabit
2. Abd.Hakim
3. M. Yasin
4. Timah Irak
5. Siti Kmih.
Dari lima keluarga ini, kita semua yang hadir disini merupakan keluarga besar iklas,”Ujar Taufik.
Keberadaan Iklas ini bukan di Kabupaten Bungo saja, keberadaan Iklas ini keberadaan nya menyebar di seluruh wilayah Indonesia termasuk di Provinsi Jambi.
“Dijelaskan Taufik lagi, bahwa keberadaan Iklas ini sungguh sangat membantu kita antara satu dengan yang lainnya, terutama di keluarga,”Jelas Taufik.
Sementara itu ketua Iklas Muhammad nur menambahkan dirinya sangat berbangga hati dengan keberadaan keluarga iklas ini dan dirinya sangat menyambut baik dengan adanya acara ini.
Kita semua disini diawali dengan ijab kabul yang sudah kita laksanakan tadi berarti kita semuanya merupakan keluarga besar iklas.,”Kata M.Nur selaku ketua Iklas.
M.Nur sangat yakin dengan adanya grup iklas ini orangnya hebat-hebat karena tanpa adanya kita semua ini tidak akan Ado terlaksana acara Iko.
“M.Nur berharap kedepannya demi jago Namo baik Kito bersamo, mari Kito bersatu untuk satu dan kesatuan Kito, Kito akan membuat acara setiap hari besar Islam, misalnya seperti 1 Muharram, israj Mi’raj, Maulid Nabi serta hari besar Islam yang lainnya,”Harap M.Nur.
Dijelaskannya lagi apobilo Kito bersatu, yakinlah orang lain menganggap bahwa keberadaan Iklas Iko akan besar dengan sendirinyo.
“Setiap hari besar agama Islam Kito akan berkumpul bersamo lagi,demi mempererat tali silaturahmi antaro Kito yang selamo Iko satu dengan yang lainnyo tidak saling mengenal, dengan adonyo acara Iko Kito akan kenal seluruhnyo.,”Ucap M.Nur.
M.nur meminta dengan seluruh sanak keluargo Kito yang hadir disiko, tolong jangan rendahkan orang lain dengan sebelah Mato, walaupun keluargo Kito Ado yang miskin Kito tidak boleh menganggap enteng,”Pungkasnya.
Acara tersebut dilanjutkan dengan menyantuni anak yatim & Piatu dengan cari mengusap kepalo anak yatim dan piatu tersebut.(FB)



