FAKTA BUNGO – Forum peduli pelepat (FPP) hearing/mediasi bersama komisi III DPRD Bungo, Selasa (12/10/2021).
Mediasi tersebut berlangsung di Ruang Cempaka Gedung DPRD Bungo.
Dibalik hearing/mediasi tersebut terjadi kericuhan antara salah satu perwakilan ormas Forham (Forum Hamba Allah) Debi Krismanto bersama ketua komisi III DPRD Bungo Darwandi dan anggota komisi III Asnadi.
Hal ini sangat disayangkan oleh sekum (Sekretaris umum) FPP Noviardy menurutnya kericuhan kemarin seharusnya tidak terjadi, dikarenakan dibalik kericuhan tersebut lebih fokus terhadap masalah beti bukan masalah yang lainnya.
“Kami lihat kericuhan kemarin itu seharusnya tidak terjadi, di karenakan kami dari FPP hanya meminta kejelasan dari komisi III DPRD Bungo terkait permasalahan peti (Penambangan emas tanpa izin) di Dusun Batu kerbau, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo,”Ujarnya.
Noviardy menambahkan gara-gara Debi rapat menolak Pansus dan anggaran rapat jadi ricuh aktivitas tetap berlanjut.
“Gara-gara menolak Pansus dan anggaran rapat jadi ricuh namun aktivitas terus berlanjut,”Kata Noviardy ketika di hubungi melalui via seluler Selasa malam.
Menurut noviardy seharusnya nya Debi menuntut penolakan peti bukan tuntut pansus dan anggaran.
“Yang dia tuntut Pansus dan anggaran bukan penolakan peti,”Ucap noviardy.
Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil ketua II DPRD Bungo Martunis.,A.Md, Wakapolres Bungo Kompol J.Hutagaol, Staf ahli Bupati, Asisten Setda Bungo, Anggota komisi III DPRD Bungo, Kepala OPD Terkait, para Kabag, Camat, Datuk Rio, serta para ormas yang ikut bergaung dalam mediasi tersebut.(FB)







