FAKTA BUNGO – Organisasi Masyarakat (Ormas) Gempur (Gerakan Masyarakat Peduli Rakyat) Kabupaten Bungo bersiap menggelar Musyawarah Daerah (Musda) pada tanggal 9 Agustus 2025 di Independen Hotel.
Kegiatan ini menjadi agenda penting bagi organisasi dalam menentukan arah kepemimpinan serta program kerja ke depan.
Musda kali ini dipastikan akan berlangsung dinamis, seiring dengan munculnya tiga nama kuat yang disebut-sebut akan mencalonkan diri sebagai Ketua Umum Ormas Gempur untuk periode mendatang. Ketiga figur tersebut berasal dari internal organisasi dan dikenal aktif dalam kegiatan sosial serta memiliki komitmen tinggi terhadap perjuangan rakyat.
Ketua Panitia Pelaksana Musda, Ilham, mengatakan bahwa seluruh persiapan teknis kegiatan telah berjalan sesuai jadwal. Musda direncanakan digelar pada tanggal 09 Agustus 2025 di Independen Hotel dan akan dihadiri oleh seluruh pengurus, perwakilan anggota, serta tokoh-tokoh masyarakat.
“Musda ini merupakan forum tertinggi organisasi untuk menentukan pemimpin baru sekaligus menyusun arah kebijakan Gempur ke depan. Kami juga memastikan seluruh proses berjalan secara demokratis dan transparan,” ujarnya.
Tiga kandidat yang disebut-sebut akan maju dalam bursa pencalonan ketua adalah
1. Alpindo Mustakim,S.IP
2. Novandra.,S.IP
3. Muhammad Daniel.,S.Kom
Ketiganya dinilai memiliki pengalaman organisasi yang mumpuni serta jejaring kuat di tengah masyarakat.
Dirinya menyambut baik semangat demokrasi dalam tubuh organisasi. Ia berharap Musda kali ini dapat menjadi momentum penyegaran dan memperkuat solidaritas antar anggota.
“Siapapun yang terpilih nantinya, kita harap mampu membawa Gempur lebih progresif, inklusif, dan tetap berpihak pada kepentingan rakyat,” Kata Ilham, Rabu malam (06/08/2025).
Selain agenda pemilihan ketua, Musda juga akan membahas evaluasi program kerja sebelumnya, penyusunan program strategis lima tahun ke depan, serta memperkuat kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan lainnya.
Musda Ormas Gempur ini diharapkan menjadi titik balik penguatan peran organisasi dalam pembangunan sosial dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Bungo.(FB)







