FAKTA BUNGO – Kondisi air Sungai Batang Pelepat, Kabupaten Bungo, kembali menjadi sorotan. Meski saat ini tidak memasuki musim penghujan, air sungai tersebut tetap terlihat keruh dan berwarna kecokelatan. Dugaan kuat, kondisi ini dipicu oleh masih maraknya aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Dusun Batu Kerbau, Kecamatan Pelepat.
Pantauan di lapangan menunjukkan air sungai yang seharusnya relatif jernih saat musim kemarau justru tercemar lumpur. Bahkan, sejumlah warga terlihat masih beraktivitas dan mandi di sungai meski kualitas air menurun drastis. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan dampak jangka panjang terhadap kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.
Menurut keterangan warga setempat yang enggan di sebutkan namanya mengatakan, kekeruhan air Sungai Batang Pelepat sudah berlangsung cukup lama.
“Kalau hujan kami maklum, tapi ini tidak hujan, air tetap keruh. Hampir pasti dari aktivitas PETI di hulu sungai,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya., Minggu sore (25/01/2026).
Aktivitas PETI tidak hanya merusak kualitas air, tetapi juga mengancam ekosistem sungai serta sumber kehidupan masyarakat yang bergantung pada sungai untuk kebutuhan sehari-hari, seperti mandi, mencuci, hingga perikanan tradisional.
Warga berharap pemerintah daerah dan aparat penegak hukum segera mengambil langkah tegas untuk menghentikan aktivitas PETI yang masih berlangsung. Selain penindakan, masyarakat juga meminta adanya solusi berkelanjutan agar kerusakan lingkungan tidak semakin meluas.(FB)





