Gas Swasembada 2026! Polsek Pelepat dan Petani Tanam Jagung 2 Hektare di Gapura Suci

FAKTA BUNGO – Upaya mendukung program swasembada pangan nasional tahun 2026 terus digencarkan di daerah. Salah satunya melalui kegiatan Penanaman Jagung Kuartal I yang dilaksanakan pada Rabu, 22 April 2026, sekitar pukul 10.00 WIB, di Dusun Gapura Suci, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo.

Kegiatan ini berlangsung di lahan milik Kelompok Tani (Poktan) Tesfram dengan luas mencapai 2 hektare. Penanaman menggunakan bibit jagung hibrida yang dinilai memiliki produktivitas tinggi dan mampu meningkatkan hasil panen petani.

Bacaan Lainnya

Dalam kegiatan tersebut, tampak hadir sejumlah unsur dari kepolisian sektor setempat, di antaranya Kapolsek Pelepat AKP Charlos Sihombing, didampingi jajaran seperti Kanit Intel, Kanit Binmas, Kanit Propam, serta Bhabinkamtibmas Dusun Gapura Suci, Briptu Parulian Santoso. Turut hadir pula Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Pelepat, Lendra, SP, serta Ketua Poktan Tesfram, Hendra Heryana bersama para anggota kelompok tani.

Hendra Heryana selaku penanggungjawab kegiatan ini, menyampaikan bahwa program ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan produksi jagung di wilayah tersebut. Selain itu, keterlibatan berbagai pihak, termasuk aparat kepolisian dan penyuluh pertanian, diharapkan mampu memberikan pendampingan maksimal kepada petani.

“Dengan adanya penanaman jagung hibrida ini, kami berharap hasil panen meningkat dan dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan, khususnya di Kabupaten Bungo,” ujarnya.

Sementara itu, kehadiran aparat kepolisian melalui Bhabinkamtibmas juga menunjukkan komitmen dalam mendukung sektor pertanian sebagai bagian dari ketahanan nasional. Pengawasan dan pembinaan dilakukan secara langsung untuk memastikan kegiatan berjalan lancar dan tepat sasaran.

Adapun lokasi penanaman berada pada titik koordinat -1.71836, 102.30215 dengan ketinggian sekitar 103,4 meter di atas permukaan laut. Lahan tersebut dinilai cukup potensial untuk pengembangan tanaman jagung secara berkelanjutan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program berkelanjutan yang diharapkan mampu memperkuat ekonomi masyarakat pedesaan, sekaligus menekan ketergantungan terhadap pasokan pangan dari luar daerah.(FB)

Pos terkait