FAKTABUNGO.COM – Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diperpanjang dengan berbasis mikro (PPKM Mikro) sampai waktu yang belum di tentukan.
Hal ini berdasarkan Instruksi Mendagri (mendagri) Nomor 03 Tahun 2021 tentang PPKM Mikro dan Pembentukan Posko Penanganan COVID-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran COVID-19
Para Kepala Daerah, Kecamatan, Kelurahan, maupun perdesaan diminta untuk mengatur PPKM Mikro di wilayah masing-masing, sampai dengan tingkat RT/RW yang berpotensi menimbulkan penularan COVID-19.
- Amrizal Dilantik sebagai Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Bungo
- Setelah 1,3 Tahun Menjabat Plt, Syafrizal Resmi Jadi Kepala Dinas PMD Kabupaten Bungo
- Bupati Bungo Lantik M. Hilal sebagai Kepala BP2RD Definitif Setelah 5 Tahun Jadi Plt
- Bupati Bungo Mutasi Sejumlah Pejabat, Ini Daftar Nama dan Jabatan Barunya
- Mobile Banking Bank Jambi Kembali Aktif, Nasabah Diminta Update Aplikasi
- Klarifikasi Pernyataan di TikTok, Edi Kusnadi Tegaskan Tak Pernah Laporkan Klien ke Polda Jambi
Lurah Cadika mengadakan Rakor yang di ikuti oleh seluruh ketua RT dan RW dalam lingkungan lurah cadika.
Rakor tersebut bertempat di aula Kantor lurah Cadika, hari Rabu (05/05/2021) sekitar pukul 09.00.
Selanjutnya lurah Cadika yang di temani oleh Bhabinkamtibmas langsung jalan menuju ke mesjid AL – IKHLAS RT. 19 RW 05 BTN Keyla untuk memasang pembatasan jarak sholat berjamaah di hari raya Idul Fitri 1442H.
PPKM Mikro dilakukan dengan mempertimbangkan kriteria zonasi pengendalian wilayah hingga tingkat RT Sampai ke tingkat menteri.
“Mari kita taati pemberlakuan PPKM ini agar dapat menekan tingkat penularan COVID-19 di daerah kita masing-masing,”Ujar Novi Satria,S.Sos selaku lurah Cadika.
Sementara itu Bhabinkamtibmas Bripka Ikhrom senada mengatakan bahwa pemberlakuan PPKM ini guna nya untuk menurunkan tingkat penularan covid 19 di Kabupaten Bungo, terutama di wilayah Kecamatan Rimbo Tengah,kelurahan Cadika, Kabupaten Bungo.
Saat ini Kabupaten Bungo mengalami kenaikan zona covid-19, dimana dua Minggu yang lalu Bungo masuk ke zona oranye.
Artinya Kabupaten Bungo masih banyak tidak peduli dengan kesehatan atau tidak jaga jarak, tidak memakai masker pas ke luar rumah, dan tidak mencuci tangan,”Kata Ikhrom.
Ikhrom menghimbau kepada masyarakat kelurahan Cadika agar di hari raya Idul Fitri 1442H nanti bisa mewujudkan jaga jarak antara jama’ah satu dengan yang lainnya.(FB)
Baca Terpopuler
- Bupati Bungo Mutasi Sejumlah Pejabat, Ini Daftar Nama dan Jabatan Barunya (1,445 views)
- Klarifikasi Pernyataan di TikTok, Edi Kusnadi Tegaskan Tak Pernah Laporkan Klien ke Polda Jambi (595 views)
- DPRD Bungo Gelar Rapat Paripurna, Perubahan KUA dan PPAS APBD 2026 Disepakati (529 views)
- Bupati Bungo Lantik M. Hilal sebagai Kepala BP2RD Definitif Setelah 5 Tahun Jadi Plt (509 views)
- Amrizal Dilantik sebagai Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Bungo (352 views)
- Usai Dilantik sebagai Datuk Rio Dusun Pelayang, Herdi Diberi Gelar Adat Suko Berajo (352 views)
- 28 Datuk Rio Hasil Pemilihan 2026 Resmi Dilantik, Bupati Bungo Minta Jalankan Amanah (338 views)
- Mobile Banking Bank Jambi Kembali Aktif, Nasabah Diminta Update Aplikasi (322 views)
- Didampingi Wakil Bupati, Dinas Sosial dan BAZNAS, Hj. Siti Alimah Serahkan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Sirih Sekapur (291 views)
- Setelah 1,3 Tahun Menjabat Plt, Syafrizal Resmi Jadi Kepala Dinas PMD Kabupaten Bungo (260 views)
- Kelurahan Cadika Di Nobatkan Sebagai Kelurahan Terbersih
- Lurah Cadika Kerjasama Dengan Dinkes Gelar Vaksinasi
- Dusun Pulau Jelmu Jujuhan, Terapkan Kawasan Bebas Pakai Masker
- Tim Gugus Covid-19 Bungo Akan Perketat Prokes Di Setiap Acara
- H-2 Jelang Idul Fitri 1442H Harga Pangan Kebutuhan Pokok Mengalami Kelonjakan
- Pemda Bungo Bersama Bank 9 Jambi Salurkan 300 Paket Sembako Kepada Petugas Kebersihan








