FAKTA JAMBI – Warga Kota Jambi mengalami kebanjiran saat merayakan Idul Adha 1426 H, yang menyebabkan sejumlah aktivitas masyarakat terganggu. Kejadian ini memicu perhatian dan kritik dari berbagai pihak, termasuk pengamat pemerintahan dari UIN STS Jambi, Dr. Dedek Kusnadi, S.Sos, M.Si, MM.
Dalam pernyataannya, Dr. Dedek mengajak masyarakat yang terdampak banjir untuk bersabar. Namun, ia juga menegaskan bahwa banjir yang melanda saat perayaan Idul Adha ini menunjukkan bahwa Walikota Maulana belum menunjukkan kinerja yang memadai dalam menangani masalah infrastruktur kota, khususnya terkait banjir.
“Banjir, kasihan kita ya pada warga. Ini bukti Walikota Maulana belum bekerja. Yang ia lakukan hanya mengklaim kerja balai sungai dan air, melihat drainase dan saluran air, seminar, tapi tanpa aksi nyata untuk menanggulangi banjir perkotaan,” ungkap Dr. Dedek. Ia menambahkan, “Buktinya, ia tak mau menganggarkan yang memadai untuk menanggulangi banjir. Berapa APBD Kota untuk ini?” tanyanya dengan nada kritis.
Kondisi ini menimbulkan keprihatinan di kalangan masyarakat, yang berharap adanya langkah konkret dari pemerintah kota untuk mengatasi masalah banjir yang kerap terjadi. Masyarakat pun menantikan tindakan nyata dari Walikota Maulana agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.(**)







