FAKTA BUNGO – Curah hujan begitu deras pada Minggu dini hari, puluhan rumah di kelurahan sungai pinang, Kecamatan Bungo Dani, Kabupaten Bungo alami kebanjiran.
Banjir setinggi lebih kurang 1 meter tersebut masuk ratusan rumah warga di kelurahan sungai pinang, tepatnya di belakang Gereja GPDI, Minggu (19/09/2021) dini hari tadi.
Terlihat di lapangan, banjir tersebut akibat dari aliran sungai yang tersumbat yang tidak pernah di bagusin oleh masyarakat setempat.
Banyaknya sampah-sampah yang berserakan di depan halaman rumah warga mengakibatkan aliran air sungai tidak berjalan dengan lancar.
Untung saja semua fasilitas umum tidak ada yang rusak seperti tempat ibadah tidak sampai masuk kedalam airnya.
Apriandi Plt Lurah sungai pinang saat di tanyai melalu via seluler membenarkan adanya kebanjiran di daerah sungai pinang tepatnya di belakang Gereja GPDI, Kecamatan Bungo Dani, Kabupaten Bungo, Minggu (19/09) sekira pukul 13.00. WIB.
Ada ratusan rumah warga di belakang Gereja GPDI mengalami kebanjiran setinggi lebih kurang 1 meter, kebanjiran tersebut di karenakan tidak adanya tempat pembuangan air dan Drain AC nya tersumbat oleh sampah yang begitu banyak.
” Kami lihat tadi tidak adanya tempat pembuangan air dan Drain AC nya tersumbat dikarenakan banyak sampah yang menumpuk,”Ujarnya.
Saat ini air sudah mulai surut, dan warga mulai membersihkan rumah yang terendam banjir.
“Saya di tunjuk sebagai PLT lurah sungai pinang sekitar 2 bulan yang lalu, sebelumnya yang paham betul daerah sungai pinang yang rawan banjir hanya lurah yang lama, jadi dia sudah meninggal maka saya ditunjuk sebagai plt lurah.
Kedepan saya akan kumpulkan semua RT/RW dan perwakilan masyarakat untuk menuntaskan daerah mana saja saja yang rawan banjir khususnya di sungai pinang ini, dan kita akan gotong royong bersama untuk memperbaiki pembuangan air yang tersumbat ini,”Katanya.
Hingga berita ini diterbitkan air dirumah warga sudah surut







